Paroki St Fransiskus Asisi Mamsena

Sejarah THS - THM Indonesia

THS (Tunggal Hati Suci) dan THM (Tunggal Hati Maria) adalah aliran pencak silat yang bernafaskan Katolik di Indonesia. THS-THM didirikan pada tahun 1983 oleh Frater Hadiwijoyo di Seminari Petrus Kanisius Mertoyudan. Gerakan ini bertujuan untuk membentuk karakter dan iman kaum muda Katolik melalui pencak silat.  Sejarah THS-THM: 1983: Frater Hadiwijoyo memulai latihan pencak silat di Seminari Petrus Kanisius Mertoyudan.  1985: THS-THM resmi didirikan di Jakarta.  1987: Organisasi ini sudah memiliki lebih dari 2300 anggota yang tersebar di berbagai kota.  Perkembangan: THS-THM terus berkembang dan menyebar di banyak keuskupan di Indonesia.  Motto: Pro Patria et Ecclesia (perjuangan demi bangsa dan gereja).  Semboyan: Fortiter in Re Suaviter in Modo (kokoh dalam pendirian namun lembut cara mencapainya).  Tujuan THS-THM: Pembinaan iman dan karakter kaum muda Katolik.

Pengembangan potensi diri melalui pencak silat. Menumbuhkan sikap berani, ulet, dan rendah hati. Berjuang demi bangsa dan gereja.  Perbedaan dengan Pencak Silat Umum: THS-THM memiliki unsur spiritualitas Katolik dalam ajaran dan latihannya. THS-THM tidak masuk dalam IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) karena merupakan organisasi gereja. THS-THM berfokus pada pelayanan pastoral di gereja, bukan pada kompetisi olahraga.